Tuesday, September 29, 2015

Mendengar Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda “Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi.
Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan,’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.”
HR. Abu Hurairah



Terlebih lagi Shalat adalah wasiat terakhir yang di ucapakn oleh Rosululloh SAW saat menjelang wafat .

Disini ID ingin mencoba berbagi hal yang ID rasakan, ID mengetaui bahwa hikmah salat itu banyak dan banyak pula yang meriwayatkannya, dan ID akui itu semua benar, terlebih lagi shalat adalah tiangnya agama maka secara logika saja jika bangunan tanpa tiang pastilah roboh begitupula yang akan terjadi pada Agama


Berbicara lebar tentang shalat pastilah tak cukup waktu di bumi untuk membahasnya secara detail, namun  ID sampaikan atas apa yang ID rasakan perihal salat diantaranya menenangkan pikiran juga damaikan hati sehinnga apapun yang terjadi semua di serahkan pada ALLOH SWT dan senantiasa selalu bersyukur,

5 waktu dalam sehari bukan waktu yang lama untuk di lakukan tapi begitu banyak orang yang meninggalkan, ironisnya lagi mereka merasa tak berdosa atas shalat yang di tinggalkan, naudzubilah,,  
ID berani mengatakan bahwa "shalat tepat waktu memanjangkan umur " mengapa demikian mungkin RIwayT ini dapat memberikan gambaran

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُود رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: " سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ؟ قَالَ: الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا، قَالَ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ، قَالَ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ


Dari ‘Abdullah bin Mas’uud radliyallaahu ‘anhu, ia berkata : Aku pernah bertanya kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam tentang amal apakah yang paling dicintai oleh Allah. Beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Shalat pada waktunya”. Ibnu Mas’uud berkata : “Lalu apa ?”. Beliau menjawab : “Berbuat baik kepada kedua orang tua”. Ibnu Mas’uud berkata : “Lalu apa ?”. Beliau menjawab : “Jihad di jalan Allah”.

sengaja ID garis bawahi kata paling dicintai oleh Allah dan Shalat pada waktunya, mengapa demikian karena disitulah pokok pembahasan kita, Logika nya jika kita mencintai suatu barang pastilah kita menginginkan barang tersebut ada dan tak ingin berlalu, sama halnya demikian jikalah ALLOH sudah mencintai suatu amalan seorang hambanya pastilah Alloh lebih melapangkannya.

Pernahahkan sobat berpikir mengapa jarak waktu ashar ke waktu maggrib terasa panjang ? apalagi saat bulan ramadhan, dan pernahkah sobat juga berpikir bahwa waktu dari dzuhur ke waktu ashar itu amat singkat ?,  
  
padahal sudah jelas bahwa jarak antara kedua waktu di atas amat berbeda jauh, nah jawabannya karena kita biasanya mengerjakan shalat dzhur itu di tengah waktu sedangkan shalat ashar selalu di awal waktu.

Atas dasar itulah ID menyebutnya umur kita di panjangkan dan sungguh kita tak merasa gelisah akan pertanyaan " ko, kenapa hari ini terasa singkat? " karena jika kita tepat waktu saat di panggil ibadah pastilah ALLOH memuliakan waktu kita di situlah salah satu janji dan balasan langsung nikmat ALLOH di bumi atas hambanya yang taat, 

Ini bukan teori tapi sharing ID atas Firman ALLOH SWT, 

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ
Artinya: “(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan sholat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka,” (QS.al Baqarah(2) : 3)

Waallohu a'lam Maha benar ALLOH atas segala pirmannya


BadrujamanID

selamat datang sobat ID Blog

Artikel ID

I never gave in... And so I have welcomed every challenge in my life And I have never wandered blind I'm led by hunger And so I savor every drop each minute I'm alive